Sudah sekitar 65 tahun Indonesia merdeka, tetapi tidak ada yang berubah dari bidang ekonominya, malah semakin miskin keanekaragaman hayatinya. Meskipun dianugrahi wilayah yang luas dan keanekaragaman hayati yang tinggi, tak juga membuat Indonesia menjadi Negara yang kaya.
Terletak di 6°LU - 11°08'LS dan dari 95°'BT - 141°45'BT. Dilintasi oleh garis khatulistiwa, memiliki sekitar 17.504 pulau dan beriklim tropis. Wajar saja kalau Indonesia memilki julukan Negara Mega Biodiversitas dan memilki tingkat keendemisan yang tinggi. Indonesia memiliki 10% tumbuhan, 12% mamalia, 16% reptilia, 17% burung, 25% ikan yang ada di bumi hidup di Indonesia, padahal luasnya hanya 1,3% dari luas bumi.
Dengan modal yang cukup bahkan berlebih tersebut seharusnya Indonesia dapat menjadi Negara yang maju dan bukan Negara berkembang seperti sekarang. Tapi masalahnya adalah masyarakat Indonesia pada umumnya adalah tidak memperhatikan kekayaan-kekayaan yang ada di negaranya. Mereka terlalu asyik bereksperiman meamakai produk-produk luar negri tanpa memperhatikan kekayaan daerahnya. Kalau saja mereka mau bereksperimen menggunakan produk-produk lokal yang toh tidak kalah dengan produk-produk luarnegri, Indonesia tak akan terpuruk dan kekurangan seperti sekarang.
Kalau maysarakat Indonesia sedikit lebih menengok Negara tetangga, kita pasti akan malu dengan sendirinya. Karena, cobalah lihat Negara Thailand, Negara yang luasnya hanya--- dari luas keseluruhan Negara Indonesia, nyatanya kekayaan Indonesia jauh dibawah negri Gajah Putih itu. Tragisnya lagi, Indonesia malah mengimpor hasil-hasil bumi dari Thailand. Kalau kita peka, lihatlah lapak-lapak pedagang buah di pinggir-pinggir jalan. Kebanyakan dari mereka menjual hasil bumi made in Thailand. Kenapa? Itu semua karena kita gengsi untuk menggunakan produk lokal. Kenapa harus durian monthong Thailand, padahal Indonesia mempunyai durian Petruk dan mentega yang tak kalah legitnya. Kalau saja kita mau berkaca, alangkah memalukannya negri ini! Buruknya kualitas pendidikan, banyaknya utang luar negri, tingginya pengangguran, tingginya kasus korupsi dan buruknya penanganan hukum di Indonesia menambah buruk citra Indonesia di mata dunia.
Walupun Negara Indonesia adalah Negara yang kaya akan keragaman hayatinya, tapi Indonesia tidak kaya dalam hal ekonominya. Hal ini dikarenakan Indonesia kurang bisa menghargai negaranya dan tidak bisa memanfaatkan apa yang telah dikaruniakan Tuhan kepada kita. Andai saja kita bisa sedikit lebih pintar untuk mengolah apa yang akan kita ekspor terlebih dahulu. Kenapa kita harus mengekspor karet jika kita mengimpor ban? Andai saja Negara ini punya penerus bangsa untuk mengolah dan mengelola negri ini, tak akan ada lagi kepunahan di negri ini. Jika kita hanya mengolah saja, diperkirakan banyak produk bumi yang akan punah.
Jadi, inilah tugas kita sebagai generasi penerus bangsa untuk memperbaiki Indonesia! Generasi muda, ayo berkarya!
